Ads

Thursday, 28 December 2017

PENGONTROLAN PADA CETAKAN PERTAMA PART 1

      Salam jumpa lagi dengan saya para pengunjung setia blog.
Pada saat ini saya akan berbagi tentang pengontrolan cetakan,semoga bisa membantu bagi yang membutuhkanya.
Pertama tujuan dari kontrol itu untuk mengetahui apakah cetakan yang dibuat itu memenuhi syarat - syarat dibawah ini atau belum.

1. Original dari hasil cetak percobaan yang telah di setujui atau di Acc oleh pemesan cetakan .
2. Letak gambar diatas kertas.
3. Register cetakan .
4. Kwalitas dari hasil cetakan.
5. Kwalitas warna yang tepat.
6. Banyaknya tinta diatas kertas atau cetakan.
7. Tinta yang baik.
8. Kerataan tinta.
9. Kesan keseluruhan dari cetakan.
10. Cetakan yang sempurna tidak ada noda kotoran.

     Baik akan saya bahas satu per satu masing - masing item tersebut :
1. Original
    Untuk menghindari keragu - raguan atau penolakan dari pemesan ,hendaknya hasil cetakan
    yang dibuat itu disesuaikan dengan hasil cetakan percobaan yang telah disetujui oleh
    pemesan yang juga dipakai untuk pedoman dalam pencetakan selanjutnya.

                                        
2. Letak gambar diatas kertas.
    Letak gambar diatas kertas itu perlu diperhatikan, apalagi kalau kertas itu harus dicetak
    bolak - balik dilipat atau akan dipotong, sebab kalau tidak tepat seperti contoh dapat
    membawa kesukaran bagi pekerjaan selamjutnya ( finishing ).

3. Register
    Yang dimaksud register itu apabila pas kres dari cetakan kedua dan selanjutnya itu tepat pada pas kres yang pertama. pada saat diadakan pencetakan untuk warna yang pertama dibuat. apabila pas kres itu tidak tepat pada pas kres yang pertama, perlu dicari penyebabnya. kalau perlu diadakan penyetelan lagi ( penggeseran plate cetak atau penggeseran angleh dll ). apabila sudah diadakan cetakan pertama, hendaknya pas kres dari hasil cetakan itu disesuaikan dengan hasil cetakan percobaan. cara ini untuk mengetahui apakah kertas yang dicetak itu melar atau tidak. disamping karena faktor kertas yang mengembang . dapat juga karena sebab - sebab lain yang menyebabkan cetakan itu tidak register,
    umpamanya penyetelan pelat terlalu keras hingga plat mengembang atau kesalahan packing hingga silinder karet atau blanket dengan silinder penekan atau impression tidak sama besar. pada pekerjaan raster akan kelihatan dubleren.
hendaknya juga diperhatikan jangan sampai terjadi lipatan pada kertas, sebab ini akan mengakibatkan pekerjaan tidak register hasil cetakanya. lipatan itu tidak tentu disebabkan karena setelan apparat yang kurang baik, tetapi dapat juga disebabkan karenaspanning pada silinder penekan atau impression yang terlalu berat, pembagian tinta kurang sempurna, atau karena kertas sebelum dipakai tidak diadakan persiapan lebih dahulu ( dikocok atau di ketruk dulu ) dan lain sebagainya.

sementara sampai disini dahulu besok akan saya lanjutkan pembahasan yang ke 4 dan seterusnya.


No comments:

Post a Comment